HARO & Jurnalis: Mendapatkan Backlink dari Media Lewat Bantuan Ahli
HARO menghubungkan jurnalis dengan narasumber ahli — balas permintaan yang relevan dengan jawaban singkat dan kredibel, dan backlink media pun datang.
Baca Selengkapnya →Blog › Backlink
29 Oct 2026 · 👁 5× dibaca · Kategori: Backlink
Digital PR adalah gabungan antara hubungan media tradisional dan optimasi mesin pencari. Tujuannya bukan sekadar membuat merek dikenal, melainkan mendapatkan liputan dari media daring yang menyertakan tautan ke website kamu. Siaran pers, data eksklusif, dan cerita yang kuat menjadi bahan bakarnya. Berbeda dengan iklan, liputan yang didapat lewat digital PR terasa lebih kredibel karena datang dari pihak ketiga yang dipercaya pembaca. Hasilnya tidak instan, tetapi tautan dari media yang meliput cenderung bertahan lama.
Media hanya meliput cerita yang menarik bagi pembacanya, bukan sekadar kabar perusahaan. Cerita yang berhasil biasanya punya sudut yang segar, data yang mengejutkan, atau dampak yang nyata bagi banyak orang. Peluncuran fitur biasa jarang diliput, tetapi riset tentang kebiasaan pengguna sering dikutip. Susun cerita dengan sudut yang jelas dan siapkan materi pendukung seperti grafik dan kutipan ahli. Halaman resource yang kamu kelola juga bisa menjadi bahan cerita, karena wartawan senang merujuk daftar referensi yang rapi.
Keberhasilan digital PR tidak diukur dari jumlah siaran pers yang dikirim, melainkan dari liputan yang terbit, kualitas tautannya, dan trafik yang datang sesudahnya. Catat setiap media yang meliput, periksa apakah tautannya dofollow dan mengarah ke halaman yang tepat, lalu pantau perubahan trafik rujukan. Hasil yang baik sering datang dari sedikit cerita yang kuat, bukan dari banyak siaran pers yang asal kirim. Pendekatan ini mirip dengan menyusun expert roundup: kualitas narasumber menentukan apakah hasilnya layak dikutip.
HARO menghubungkan jurnalis dengan narasumber ahli — balas permintaan yang relevan dengan jawaban singkat dan kredibel, dan backlink media pun datang.
Baca Selengkapnya →Backlink .edu dan .gov sering dianggap paling kuat, tapi yang dinilai Google bukan akhiran domainnya — melainkan relevansi dan otoritas halaman.
Baca Selengkapnya →Mention merek tanpa tautan adalah backlink yang tertinggal: temukan sebutan itu, minta penulis menambahkan tautan, dan ubah pengenalan menjadi ranking.
Baca Selengkapnya →